Ketemu Project | Hamida
9
archive,author,author-hamida,author-9,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-theme-ver-11.0,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.6,vc_responsive

[vc_row css_animation="" row_type="row" use_row_as_full_screen_section="no" type="full_width" angled_section="no" text_align="left" background_image_as_pattern="without_pattern" side_padding="20" padding_top="30" padding_bottom="30"][vc_column][vc_column_text]Ketemu Project was selected to represent Indonesia at the Australia-ASEAN Emerging Leaders Program in Australia last March. The program was...

Megae yuk! workshop “You Through My Eyes” ini difasilitasi oleh Kabul, seniman sekaligus founder Ketemu Project. Megae kali ini berjalan seru, teman-teman ODS (orang dengan skizofrenia) Rumah Berdaya dikumpulkan di...

Ketemu Project berkesempatan menjadi co-host 'Bersua Program' di Bali, sebuah program dari Papermoon Puppet (Jogja) dan Arriba Las Hu! Manos. Arriba Las Hu! Manos adalah sebuah teater boneka tangan (hand puppet)...

Difasilitasi oleh Patricia Thebez, seorang fashion designer dari Jakarta, warga Rumah Berdaya diajak bermain “ular tangga”, permainan yang mengingatkan kita semua pada masa kecil. Namun, permainan ular tangga ini sedikit berbeda dari biasanya, tidak...

Dalam acara "Pulang dan Berdaya", Angga Wijaya meluncurkan buku kumpulan puisi pertamanya yang berjudul Catatan Pulang di Rumah Berdaya, Denpasar, Sabtu, 20 Januari 2017. Yang menarik selain agenda peluncuran buku,...

Mahasiswa STIKES memberikan terapi seni kepada orang-orang dengan skizofrenia (ODS) melalui sebuah program perkuliahan khusus mereka di Rumah Berdaya selama 2 bulan. Jenis terapi seni yang mereka jalankan beraneka ragam,...