Ketemu Project | Participant Open Call
20588
page-template,page-template-full_width,page-template-full_width-php,page,page-id-20588,page-child,parent-pageid-20439,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-theme-ver-11.0,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.6,vc_responsive

Gerakan Kreabilitas

Open Call untuk Peserta!

“Gerakan Kreabilitas” berasal dari gabungan kata “kreatif” dan “abilitas”, yang digerakkan oleh Ketemu Project (Ketemu) dan The Arts Development Company (ADC) demi penyediaan ruang yang beragam dan inklusif bagi para pekerja atau pelaku industri kreatif, khususnya bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

”Gerakan Kreabilitas” memanggil 30 peserta

  • Pekerja kreatif yang menyandang disabilitas atau,
  • Pekerja kreatif yang bekerja sama dengan sesama pekerja kreatif yang menyandang disabilitas atau,
  • Pekerja kreatif yang berpengalaman dalam bekerja atau mempekerjakan penyandang disabilitas.

Pekerja kreatif dalam hal ini bergerak dalam bidang-bidang berikut:

  • Seni Rupa (Visual Art)
  • Desain Komunikasi Visual (Visual Communication Design)
  • Desain Produk (Product Design)
  • Penerbitan (Publishing)
  • Kriya (Craft)
  • Fesyen (Fashion)

Peserta yang memenuhi persyaratan akan diseleksi untuk mengikuti program lokakarya selama 4 hari 3 malam di Bali. Dari program lokakarya, peserta akan berkolaborasi, baik dengan sesama peserta maupun komunitas disabilitas pilihannya, untuk eksplorasi dan pengembangan ide dari produk maupun jasa yang nantinya akan dipresentasikan di depan juri.

 

Dari berbagai pasang peserta yang melakukan presentasi tersebut, 5 tim kolaborasi dengan nilai tertinggi akan mendapatkan:

  • Dana pengembangan sebesar Rp24.000.000 (duapuluh empat juta rupiah) per tim.
  • Dukungan inkubasi dan mentoring selama bulan Juli hingga Desember (6 bulan), untuk mengembangkan produk dan jasanya.
  • Dukungan marketing dan promosi produk, baik di Indonesia maupun di negara lain.

 

Deadline: Rabu, 22 Mei 2019
Pengumuman Peserta: 31 Mei 2019

Fasilitas yang disediakan oleh Ketemu Project:

  • Akomodasi dan konsumsi selama program 4 hari 3 malam lokakarya di Bali.
  • Akses bagi peserta yang memiliki kebutuhan khusus, seperti toilet dan ramps.
  • Penerjemah Bahasa Isyarat (BISINDO).
  • Kelas kreatif hands-on oleh pakar industri kreatif Indonesia.
  • Forum diskusi dan konsultasi dengan narasumber dari Indonesia dan Inggris.
  • Gerai bazar (bazaar space) untuk presentasi dan pameran produk di Sunday Market Bali.
  • Mentor bagi eksplorasi dan pengembangan ide dari produk dan jasa milik peserta.

Kriteria Peserta

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia minimal 18 tahun di tahun 2019.
  • Penyandang disabilitas dan bukan penyandang disabilitas yang bekerja dengan/ untuk komunitas penyandang disabilitas seluruh Indonesia (baik yang memiliki karya maupun yang baru berupa ide, yang bertujuan bagi pemberdayaan dan pengembangan dunia disabilitas).
  • Berkomitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian program lokakarya selama 4 hari 3 malam, pada 28 Juni-1 Juli 2019 di Bali.
  • Berkomitmen untuk mengikuti masa inkubasi dan mentoring selama 6 bulan, selama Juli-Desember 2019.

 

*) Hanya peserta yang memenuhi persyaratan yang akan kami hubungi.

Syarat Pendaftaran

  • Mengisi formulir pendaftaran online
  • Deskripsi produk/ ide gagasan
  • Portfolio / Foto Maket (Prototype) / Foto Karya / Sketsa

 

*) Jika Anda memerlukan bantuan khusus dalam mengisi formulir pendaftaran, silakan hubungi Ketemu Project di nomor 0813 3841 2828 (WhatsApp tersedia) atau email ke meet@ketemu.org atau kunjungi kami di Rumah Berdaya, Jl. Raya Sesetan No. 280, Pegok, Denpasar 80223.

Frequently Asked Question (FAQ)

KEPESERTAAN

 

  1. Apa yang dimaksud dengan “penyandang disabilitas”?

Jika Anda berpikir atau merasa sebagai seseorang dengan disabilitas, baik fisik maupun mental (tidak perlu surat dokter/ diagnosis medis).

 

  1. Apa yang dimaksud dengan “bukan penyandang disabilitas”?

Jika Anda berpikir atau merasa bukan seseorang dengan disabilitas, baik fisik maupun mental (tidak perlu surat dokter/ diagnosis medis).

 

  1. Saya belum memiliki produk atau jasa, namun memiliki ide. Apakah boleh mendaftar?

Ya, Anda tetap bisa mendaftarkan diri sebagai peserta dengan mengisi form pendaftaran.

 

  1. Saya memiliki produk atau jasa yang sudah beredar di pasaran. Apakah boleh mendaftar?

Ya, Anda tetap bisa mendaftarkan diri sebagai peserta dengan mengisi form pendaftaran.

 

  1. Apa yang dimaksud dengan “supply chain yang inklusif”?

Kegiatan produksi yang di dalam proses produksinya melibatkan penyandang disabilitas.

 

  1. Apa yang dimaksud dengan “konsumen/ costumer yang inklusif”?

Hasil produk atau jasa yang ditujukan bagi konsumen/ customer penyandang disabilitas.

 

  1. Saya WNI yang memenuhi kriteria menjadi peserta, tetapi tinggal di luar negeri. Apakah boleh mendaftar?

Ya, Anda tetap bisa mendaftarkan diri sebagai peserta dengan mengisi form pendaftaran, namun pihak Ketemu Project tidak memfasilitasi tiket PP dari lokasi Anda ke Bali. Kami menanggung seluruh akomodasi selama lokakarya 4 hari 3 malam.

 

  1. Saya Warga Negara Asing yang tinggal di Indonesia dan memenuhi kriteria menjadi peserta. Apakah boleh mendaftar?

Jika demikian, maka Anda tidak bisa mengikuti program ini karena salah satu syaratnya adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

 

  1. Dari mana saja 30 peserta akan diseleksi?

30 peserta akan diseleksi dari seluruh Indonesia. Hanya peserta yang memenuhi kriteria yang akan kami hubungi lebih lanjut.

PROSES SELEKSI

 

  1. Saya pekerja di industri kreatif dengan karya yang potensial secara ekonomi, namun belum berusia 18 tahun. Apakah boleh mendaftar?

Jika demikian, maka Anda belum bisa mengikuti program ini karena salah satu syaratnya adalah berusia minimal 18 tahun.

 

  1. Bagaimana saya dapat mendaftarkan diri?

Anda dapat mendaftar dengan cara mengisi formulir pendaftaran online pada tautan berikut: http://bit.ly/gkpeserta atau formulir cetak (dapat menghubungi kami untuk pengirimannya).

PROGRAM RESIDENSI

 

Berapa biaya untuk ikut Program Residensi ini?

  • Program residensi ini gratis bagi 30 peserta yang terseleksi melalui Open Call for Participants yang dimulai pada 25 April hingga 22 Mei 2019.
  • Peserta terpilih diharuskan untuk menandatangani perjanjian kepesertaan dengan Ketemu Project.

 

Apakah tiket pesawat dan transportasi tidak masuk dalam fasilitas?

  • Bagi peserta yang berasal dari luar Bali, transportasi ke dan dari Bali menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.
  • Bagi peserta yang berasal dari Bali, transportasi ke dan dari lokasi residensi menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.
  • Ketemu Project menanggung transportasi selama program residensi di Bali.
  • Bagi Anda yang memiliki kebutuhan tentang aksesibilitas transportasi, silakan memberitahukan kepada tim Ketemu Project/ panitia (tergantung pada situasi dan kondisi peserta).

 

Apa yang dimaksud dengan “Pasar Pitch”?

  • “Pasar Pitch” adalah gerai bazar (bazaar space) di mana tim peserta akan mempresentasikan produk/ jasa/ ide kreatif kepada para juri.
  • Berlokasi di Sunday Market yang merupakan acara terbuka bagi umum, pengunjung juga akan melakukan voting bagi tim pilihan mereka. Hasil voting akan menambah nilai akhir.Peserta bisa melakukan jual-beli produk atau jasa yang telah dipresentasikan.
  • Silakan mempersiapkan presentasi dan maket (prototype) Anda dengan sebaik mungkin untuk kegiatan “Pasar Pitch”.

 

Apa yang dimaksud dengan “Kelas Kreatif”?

  • Kelas Kreatif adalah kegiatan di luar Design Thinking yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan koneksi di antara peserta, di mana peserta akan belajar technical skill atau menciptakan sesuatu yang baru.
  • Kelas Kreatif bersifat opsional, akan ada 2 Kelas Kreatif di hari ke-2 dan ke-3 yang bisa dipilih oleh peserta (per hari 1 kelas pilihan).

 

Bagaimana jika peserta tidak dapat berkomitmen selama 4 hari 3 malam dalam program residensi?

  • Status dan hak kepesertaannya akan dicabut dari seluruh rangkaian program Gerakan Kreabilitas.
  • Peserta tidak diperkenankan untuk melanjutkan program residensi.
  • Dikenai penalti sebesar Rp5.000.000 (lima juta rupiah) per orang, sebagai ganti atas fasilitas yang disediakan Ketemu Project selama residensi di Bali.

Tentang Gerakan Kreabilitas

 

“Gerakan Kreabilitas” merupakan sebuah gerakan inisiatif dari Ketemu Project yang bekerja sama dengan The Arts Development Company (ADC) atas pendanaan penuh dari British Council, yang berangkat dari kepercayaan bahwa setiap orang adalah kreatif, terlepas dari kemampuan yang ia miliki.

“Kreabilitas” tercipta dari kombinasi kata “kreatif” dan “abilitas”. Gerakan kolaboratif ini menyelaraskan inovasi kreatif dan pengembangkan budaya dengan strategi bisnis. Gerakan Kreabilitas bertujuan untuk mempertemukan berbagai bentuk kreativitas, memberdayakan pekerja kreatif difabel (penyandang disabilitas) di Indonesia untuk merancang dan membuat produk dan jasa yang berharga, dan mendorong usaha-usaha kreatif untuk bekerja dan mengembangkan lingkungan kerja yang ramah difabel.