Ketemu Project | Now Is A Good Time
21024
portfolio_page-template-default,single,single-portfolio_page,postid-21024,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,hide_top_bar_on_mobile_header,qode-theme-ver-11.0,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.0.5,vc_responsive
Category
Index

Visual art exhibition: Now Is A Good Time
Curated by: Tulika Ahuja
As part of The Creability Movement

Featuring work by:
Budi Agung Kuswara (Kabul) and I Komang Sudiarta (Loster) (ID)
koloWn and Cheryl Ann Mansing, Dan Robert Cabahug, Erica Psyche Descartin, Jefferson Ursal (PH)
Mary Bernadette Lee and Tamimi Pohan (SG)
Sliz and Kelvin Cheah (MY)

As part of The Creability Movement funded by 2019 YSEALI Seeds for the Future

Now Is A Good Time is an exhibition of artworks that reveal the artists varied personal relationships with mental and physical disabilities. Developed from a four-month collaboration between differently-abled artists, observations about society, family and themselves are presented, and the audience is invited to partake in the conversation. 

 

Mary Bernadette Lee approaches disability by analysing the support systems offered by family and one’s own consciousness in her mixed-media installation with Tamimi Pohan. Artists Budi Agung Kuswara (Kabul) and Loster, along with Sliz and Kelvin analyse the function of society and its clout over individual ability. For koloWn, time serves as a catalyst for ideas for the future as they present an open-source tech prototype for accessibility inspired by their deaf collaborators, students from San Remigio Central Elementary School.  

 

The function of art is questioned as the artists take on roles as facilitators, researchers and developers. Should art provide solutions for inclusivity? Or is it enough for art to provide reasons for collaboration amongst people of different abilities? 

 

Acknowledging that we have a long way to go still in navigating disability, the exhibition invites you to consider that there is no better time to steer than the present. 

Now Is A Good Time adalah pameran karya seni yang memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan disabilitas mental dan fisik. Tercipta melalui kolaborasi seniman-seniman difabel selama empat bulan, pameran ini menampilkan pengamatan mereka tentang masyarakat, keluarga, serta diri mereka sendiri, dan tentu saja pengunjung diajak untuk ikut membicarakan tentang hal ini. 

 

Mary Bernadette Lee melakukan pendekatan disabilitas melalui analisis terhadap dukungan-dukungan yang diberikan anggota keluarga dan kesadaran individu itu sendiri, yang diwujudkannya dalam bentuk instalasi dalam berbagai macam media dengan kolaboratornya, Tamimi Pohan. Seniman Budi Agung Kuswara (Kabul) dan Loster, begitu pula Sliz dan Kelvin, mengkaji fungsi-fungsi sosial dan pengaruhnya pada kemampuan diri seseorang. Untuk koloWn, waktu adalah katalisator atas ide-ide untuk masa depan sebagaimana mereka menyediakan sebuah prototipe teknologi untuk aksesibilitas yang dapat dikembangkan secara terbuka, terinspirasi dari kolaborasinya dengan rekan-rekan Tuli.

 

Fungsi seni dipertanyakan sebagaimana seniman memiliki peran sebagai fasilitator, peneliti, dan pengembang. Apakah seni harus menyediakan solusi dalam hal inklusivitas? Atau seni hanya cukup berperan sebagai pemberi alasan untuk berkolaborasi dengan orang-orang yang memiliki kemampuan yang berbeda? 

 

Menyadari bahwa jalan kita masih sangat panjang, pameran ini mengundang Anda untuk berpikir kembali bahwa tidak ada waktu yang lebih baik dibandingkan saat ini.