MADE BAYAK, KARTIKA DEWI & DAMAR LANGIT TIMUR

Keluarga, kelahiran 1980, 1982, dan 2006, Gianyar, Bali Tinggal dan berkarya di Bali

Bayak, Kartika (istrinya) dan Damar (putranya), semuanya adalah seniman yang sangat aktif dengan keahlian dan bidang minat mereka masing-masing. Bayak lebih kepada menciptakan seni yang kritis dan untuk perubahan sosial dengan menggunakan berbagai jenis media. Kartika melukis atau menggambar tentang kehidupan sehari-hari dan tenaga kerja perempuan di Bali – dapat dilihat pada karyanya yang menggunakan talenan (alas memotong), suatu objek yang menjadi medium dalam merefleksikan tentang wanita Bali. Sedangkan Damar, ia tertarik pada makhluk-makhluk mitologi Bali.

Dalam lukisan kolaboratif ini, mereka melihat kembali sosok Rangda – janda yang sangat ditakuti dalam mitologi Bali, Calon Arang, bersama dengan murid-muridnya. Rangda mungkin merupakan mitologi janda yang dibenci, tetapi sebagai dewa sebenarnya ia tidak diidentifikasikan dengan jenis kelamin tertentu. Dalam cerita, jenis kelamin murid-muridnya juga tidak diketahui. Karya-karya ini diinisiasi oleh Damar, dengan orang tuanya yang terlibat dalam proses pengomposisian, pemodelan, dan pewarnaan.

Dalam pameran Merayakan Murni, mereka mempresentasikan 2 buah karya:

  1. Domestic Aesthetic I & II, 2016
    Diameter: 18 cm
    Media: Acrylic dan ukiran pada kayu
  2. Reminder of Nir Gender, 2016
    Ukuran: 300 x 150 cm
    Media: Acrylic on canvas

Related Project

array(0) { }

Other Artist